Januari 2021
Tangerang
Dunia masih kelam dengan adanya pandemi, ya, virus corona yang sudah dimulai dari setahun yang lalu. Dunia porak poranda, penuh kekhawatiran, resesi, ketidakpastian, tangis kehilangan, dan segala hal yang tidak perlu disebutkan karena hanya menambah goresan di luka semua orang.
Our earth still covered by darkness. Pandemic. Yes, corona virus that already started one year ago. Make world full of insecurity, ressession, uncertainty, tears of grief, and many wound to people.
Traveling gagal, plan pernikahan berubah, pasangan terpisah, kuliah dan bersekolah online, phk besar besaran, semua orang bermasker dan di rumah. Ya, kekelaman ini akan menjadi sejarah yang terukir untuk diceritakan ke anak cucu.
Failed travel plan, the changed of wedding date, separate couple, online school, large dismissal, every person have to stay at home and mask is a must. Yes, this darkness will become a history which we will tell to our child and grandchild.
Ketika semua orang berjuang untuk tetap tinggal di rumah, para tenaga kesehatan berjuang siang dan malam untuk orang orang yang positif. Dan ya, negara saya masih berjuang dengan sangat kuat. Di saat negara lain sudah kurvanya melandai, tapi negaraku semakin banyak yang terkena. Tidak tahu harus diwajarkan dengan luas negara yang sulit terkontrol dan masyarakat banyak yang memaksa untuk mencari nafkah. Tidak bisa disalahkan, tidak semua orang punya keuntungan untuk bisa di rumah saja. Ada orang yang masih harus berjuang mengais nafkah dengan berjuang. Antara takut coronavirus, atau takut anak dan istri di rumah tidak dapat makan.
While every person struggle to stay at home, health workers fight days and nights for the people who was infected. And, yes, my country still fight so hard for this virus. When other country have flatten the curve, but my country getting more people infected. I don't know whether it is normal because the area and people still want to get money for surviving from daily needs. It cannot be helped, not every people have the same privillege to stay at home. There is people who still in struggle for daily needs and family.
Setahun para ilmuan berjuang dan sekuat tenaga berlomba untuk menciptakan vaksin untuk menanggulangi ini. Metode kebut untuk mencegah semakin banyak korban bertumbangan. Berusaha mengembalikan stabilitas dunia, walaupun memang itu perjuangan yang tidak mudah.
Scientist fight and run harder to create the vaccinne for tackling this. In a fast mode to prevent many people get infected. Try to balance the world, even it is not an easy way.
Di Indonesia, 13 Januari 2021. Akhirnya vaksin pertama disuntikkan ke Presiden Joko Widodo. Beragam argumen yang masih melintas. Apakah vaksin aman? Apakah ada efek jangka panjang? Teman, tolonglah jangan memaksa orang lain dengan pemikiran masing masing. Anggap saja ini kepercayaan masing masing dan jangan ada yang menggiring opini negatif. Ilmuwan berjuang. Negara juga bertarung, dan banyak orang yang menggantungkan harapan terhadap vaksin. Kita semua berjuang agar kembali ke masa dimana bernafas tidak perlu khawatir, bersosialisasi tanpa harus ada pemikiran negatif terhadap orang lain, mengembalikan dunia yang bebas.
Indonesia, 13rd January 2021. Finally the first vaccine injected to our President, Ir. Joko Widodo. Many arguments flashed. Is vaccine safe enough? Is there any after effect in for long term? Guys, please don't make people believe in your beliefs. Make this as your personal belief, and never herd to negative opinion. Scientists fight, Our country fights, and many people hang on hope to the vaccine. We fight this together so that in no time, we can breath without worry, socialize without negative thought with others, and recover our world.
Sedih, ketika mendengar perjuangan teman tenaga kesehatan yang berjuang. Mereka letih, dan sangat sedih serta kecewa melihat masih banyak orang yang berkeliling untuk travel, memilih tidak menggunakan masker, berlomba tidak mau divaksin.
It's very sad though, listen to my friends who work as health care worker. They are tired, sad, disappointed when saw many people not wearing mask, travel arounds, and don't want vaccinated.
Oh, ayolah, apa salahnya bersama menahan tidak ke Bali, tidak ke Puncak, memakai masker, jika kamu tidak mau memakai masker, plis, stay di rumah, jangan membuat orang yang lain cemas. Semua berjuang bersama di fase ini, mari kita juga bersama menyumbangkan sedikit kontribusi kita. Tahan traveling, semakin kamu tidak bisa menahan, maka waktu kita yang tertahan akan semakin panjang. Ujung yang tadinya terasa dekat semakin terasa jauh. Kekecewaan dan kesedihan menjadi semakin mendalam.
Come on, what can be wrong if we refrain ourself not going to Bali, Puncak, and we wear our mask? If you don't want to wear that mask, just stay at home. Just don't make people worry. everyone fighting this phase, let us contribute even just a little things. Hold our will to travelling, if you can't hold it, we can make our time in pandemic goes longer. The end that we thought we already see, goes further. Sadness getting deeper.
Mari, dukung negara kita berjuang, mari dukung dunia kita untuk pulih.
Let us fighting together for our nation, for our world.
=============================Fel's==============================

No comments:
Post a Comment