Please recover

Saturday, 9 January 2021

 9 Januari 2021

Iya, di tanggal ini Bumi ku belum pulih.  Pandemi yang berkelanjutan sejak 2020, dan bahkan di hari ini, kesedihan kembali memeluk Bumi Pertiwi. Iya, pesawat Sriwijaya terjatuh. SJ182 dengan tujuan Jakarta-Pontianak. Memang, tidak ada sanak keluarga saya maupun orang yang saya kenal ada di manifest pesawat tersebut.

At this moment, my Earth has not recovered yet. The pandemic which starts from 2020, and still going on till today. And even at this date, the darkness come envelope our mother nature. Yes, there is aircraft that crash landed, Sriwijaya SJ182 from Jakarta to Pontianak. Sure, there is no one in my circle inside that aircraft manifests.

Tetapi setiap ada berita duka mengenai pesawat yang terjatuh, entah mengapa hati ini sangat tercubit. Membayangkan ekspresi puluhan, bahkan ratusan orang di dalamnya. Mereka membayangkan akan bertemu dengan orang yang disayang, dengan senyum di wajah. Ketika mereka tahu ajal mereka tiba saat itu, bergandengan tangan dan berserah, mungkin berpelukan dengan orang yang hari itu baru mereka temui, bersama sama untuk berserah dan pasrah dengan nasib yang ada. 

But every single time there is an obituary about the crash landed aircraft, my heart feel the ache. Reminiscing tens, even hundreds people inside it. They imagined will meet up with their beloved person, with smile carved on their face. When they know their time is coming, they hand in hand and surrender, hug the people they just met for the first time, together and share their fate.

Hilang kontak sejak 4 menit lepas landas, di ketinggian 10.000 kaki. Membayangkan memang usia, nasib, dan kehidupan tidak ada yang kita ketahui. Tidak ada yang bisa mengatur jalannya hidup selain Tuhan. Mungkin kita mendesign kehidupan yang kita inginkan. Tetapi jika tidak Dia yang mengijinkan, apalah kita.

Lost contacted since 4 minutes from landing, from 10.000 feet. Imagine that we never know about age, fate, and life. No one can set our life besides God. Maybe we can design our life as we want, but if He doesn't let you do that, then we can't do anything.

Iya, mungkin banyak dari kita yang semakin jauh dariNya. Beralasan ini dan itu. Tidak bertatap dan bersekutu di Gereja, lalu kita lalai, jujur itu yang terjadi pada saya. Lengah, dan ketika selalu diingatkan untuk kembali selalu bandel. Dan akhirnya Tuhan menegur dengan caranya yang penuh kasih. Mungkin saja segala hal yang kita kira sangat kacau ini, merupakan suatu bisikan dari Tuhan. Sisihkan waktu, Aku sudah memberikan banyak waktu untukmu banyak di rumah. Aku sudah memberikan kamu sekian banyaknya libur dan waktu luang selama 2020 ini. Kita selalu mengeluh tidak punya waktu untukNya. Apalagi alasan yang selalu kita cari? 

Maybe we are walk away from God. Have many reasons. We don't meet God at church because the pandemic, and we forget about God. And that is occured to me. We are off guard, and sometimes God reprimanded us. And God finally reprimanded us hardly, because we don't hear Him. Set aside some time, God already spare you some free time, that we always said  we don't have time for God. Why we always don't have time for Him? 

Mungkin saja Tuhan marah kita terlalu sibuk dengan keseharian kita. Bahkan ketika akhirnya diberikan waktu luang kita lalai. Malah tidur, netflix, dan lainnya tetap tidak ingat dia.

Maybe God angry, we always busy with our life. Even He prepared us some time to be with him, we are negligent. We just sleep, netflixx, and do other things, but not for Him.

Baik, agak diluar konteks memang. Tetapi mungkin ini yang harus kita bersama serukan kepadaNya. Berserah bersama, kembali merajut kasih denganNya, dan berharap agar bumi kita lekas sembuh. Berharap tidak banyak lagi kesedihan yang sudah selalu mengurai air mata sejak setahun belakang. Berjuang bersama menghadapi ketidakpastian dan kecemasan. Berdoa untuk orang orang yang ditinggalkan oleh orang yang dikasihi. Saling menguatkan satu sama lain. Bagi yang merasa sempat menjauh dariNya, kembalilah, Tuhan tidak pernah menolak anakNya.

I know it is a little much out of context.. But we must surrender to Him. Together cherishes our moment with God, knitting the love for God, and pray for our Earth to recover. Hope there is no more tears, fight for the instability and insecurity. Pray for the people who left by their love. Holding hands together. If you ever feel far from God, just come back, He never reject His beloved child to come back home.

===============================Fel's=========================================

No comments:

Post a Comment

 
Blog of Felicia Yuliana Halim